KEMAS AKSARA menjadikan kemasan produk UMKM NTT sebagai ruang belajar bahasa yang hidup, dekat, dan bermakna.
KEMAS AKSARA adalah singkatan dari Kemasan Edukasi Bahasa dan Sastra. Program ini menjadikan kemasan UMKM sebagai media literasi bahasa yang mempertemukan produk lokal, bahasa Indonesia, bahasa daerah, dan teknologi digital.
Kemasan produk adalah ruang publik komersial yang sangat strategis. Ia tidak hanya menjadi pembungkus, tetapi juga menjadi wajah pertama sebuah produk, media informasi, ruang promosi, sekaligus sarana komunikasi antara pelaku UMKM dan konsumen.
Namun, dalam industri kreatif, bahasa pada kemasan belum selalu hadir secara seimbang dan bermartabat. Bahasa Indonesia masih sering belum digunakan secara tertib, bahasa daerah belum mendapat ruang aktualisasi yang cukup, dan bahasa asing belum selalu ditempatkan secara proporsional.
Padahal, bahasa memiliki peran penting dalam memperkuat identitas, daya tarik, dan daya saing produk. Melalui bahasa yang tertata, kemasan dapat menjadi lebih informatif, komunikatif, dan mudah dipahami. Melalui cerita yang kuat, produk lokal dapat tampil lebih dekat, lebih bermakna, dan lebih bernilai di mata konsumen.
Bahasa negara sering tergeser oleh penggunaan bahasa asing yang dominan pada kemasan. Padahal, bahasa Indonesia adalah bahasa negara dan pemersatu bangsa yang perlu diutamakan, termasuk dalam ruang komersial seperti produk UMKM.
NTT memiliki kekayaan bahasa daerah yang hidup di tengah masyarakat. Setiap produk UMKM khas NTT pasti memiliki istilah, proses, filosofi, bahan, atau ungkapan lokal yang sarat makna. Sayangnya, kekayaan leksikon lokal ini belum banyak didokumentasikan dan diaktualisasikan melalui kemasan produk.
Bahasa asing memang dapat digunakan untuk membuka akses pasar yang lebih luas. Namun, penggunaannya perlu tepat sasaran, profesional, dan tidak menggeser fungsi bahasa Indonesia sebagai bahasa utama pada kemasan. Melalui Kode Respons Cepat, bahasa asing dapat ditempatkan secara lebih strategis sebagai jembatan menuju konsumen global.
Berlandaskan Trigatra Bangun Bahasa
KEMAS AKSARA hadir sebagai manifestasi Trigatra Bangun Bahasa dalam ruang publik komersial dan industri kreatif. Program ini menjadikan kemasan produk UMKM sebagai media literasi bahasa yang informatif, inklusif, dan berdaya saing global.
Sebagai Terbaik I Putri dan Terbaik I Putra Duta Bahasa NTT 2026, Apriani Virginia Eflin Kulla Dangga dan Yosua Djakabani Dicky melihat bahwa perjuangan memajukan bahasa tidak hanya dilakukan melalui panggung edukasi formal, tetapi juga dapat hadir dalam ruang publik komersial dan industri kreatif.
Melalui KEMAS AKSARA, kemasan tidak hanya diperbarui secara visual, tetapi juga ditata secara kebahasaan. Nama produk, informasi kemasan, komposisi, keterangan produksi, cerita produk, serta unsur promosi disusun dengan memperhatikan kaidah bahasa Indonesia yang baik dan benar.
Bahasa Indonesia dimartabatkan di ruang komersial sebagai bahasa negara. Penggunaannya diutamakan pada identitas produk, informasi kemasan, cerita produk, dan berbagai keterangan utama agar kemasan lebih tertib, jelas, dan mudah dipahami.
Bahasa daerah didokumentasikan dan diaktualisasikan melalui leksikon, istilah, ungkapan, atau kutipan lokal yang berkaitan dengan produk. Bahasa daerah dihadirkan kembali dalam ruang sehari-hari melalui kemasan UMKM.
Bahasa asing digunakan secara proporsional untuk membuka akses pasar global. Melalui Kode Respons Cepat, konsumen diarahkan ke laman digital yang memuat cerita produk, glosarium, dan informasi pendukung dalam bahasa asing secara tepat dan terarah.
Dengan pendekatan ini, KEMAS AKSARA menghubungkan kemasan fisik, literasi bahasa, dan pengalaman digital dalam satu ekosistem belajar. Kemasan menjadi pintu masuk untuk mengenal produk, memahami cerita lokal, mempelajari bahasa, dan memperkuat daya saing UMKM NTT.
Meninjau bahasa pada kemasan lama
Menyesuaikan penulisan dengan KBBI dan EYD
Menata informasi produk agar lebih jelas
Menambahkan unsur bahasa daerah
Membuat cerita produk
Menyambungkan kemasan ke laman digital melalui Kode Respons Cepat
Produk UMKM lebih komunikatif
Bahasa Indonesia lebih bermartabat
Bahasa daerah hadir di ruang komersial
Konsumen belajar bahasa secara ringan
Produk lokal NTT memiliki nilai cerita yang lebih kuat
Produk-produk UMKM NTT yang telah berkolaborasi dengan KEMAS AKSARA.
Memuat katalog...
Pembelajaran pembenahan kebahasaan pada kemasan produk UMKM NTT.
Memuat modul...