Setiap produk lokal memiliki cerita. Selai Kacang Mama Ana membawa cerita dari Pulau Timor melalui kacang tanah pilihan yang dipanggang hingga harum, lalu diolah menjadi selai yang lembut dan nikmat. Setiap olesannya hadir untuk menemani sarapan sebelum berangkat sekolah, bekerja, atau memulai berbagai aktivitas.
Pada bagian depan kemasan, Anda akan menemukan sebuah peribahasa dalam bahasa Dawan:
“Maim hine onle amonot; mutenab on ahinet.”
Ungkapan tersebut berarti:
“Carilah pengetahuan seperti orang bodoh; berpikirlah seperti orang pintar.”
Peribahasa ini mengajarkan kita untuk selalu belajar dengan rendah hati, seolah-olah masih banyak hal yang belum kita ketahui. Pengetahuan yang telah diperoleh kemudian perlu dipikirkan dan digunakan secara bijaksana. Pesan inilah yang ingin dibawa Mama Ana dalam setiap olesan: menemani pagi sekaligus membangkitkan semangat untuk belajar, bertumbuh, dan menjalani hari dengan lebih baik.
Cobalah melafalkan ungkapan tersebut secara perlahan:
“Maim hine onle amonot; mutenab on ahinet.”
Dengan membaca, melafalkan, dan mengenal maknanya, Anda telah mengambil satu langkah kecil untuk mendekatkan bahasa daerah dengan kehidupan sehari-hari. Kehadiran bahasa Dawan pada kemasan ini menjadi bagian dari upaya agar bahasa daerah Nusa Tenggara Timur terus dibaca, digunakan, dan diwariskan kepada generasi berikutnya.
Terima kasih telah menikmati selai yang membawa cita rasa kacang tanah Pulau Timor, semangat belajar pada pagi hari, dan cerita bahasa daerah dalam setiap olesannya.
Every local product has a story. Mama Ana Peanut Butter carries a story from Timor Island through carefully selected peanuts, roasted until fragrant and then processed into a smooth and delicious spread. Each spoonful is made to accompany your breakfast before going to school, heading to work, or starting your daily activities.
On the front of the package, you will find a proverb in the Dawan language:
“Maim hine onle amonot; mutenab on ahinet.”
The proverb means:
“Seek knowledge like a fool; think like a wise person.”
This proverb teaches us to keep learning with humility, as though there are still many things we do not know. The knowledge we gain should then be considered carefully and used wisely. This is the message Mama Ana wishes to share through every spoonful: accompanying your morning while inspiring you to learn, grow, and approach the day with a better spirit.
Try saying the proverb slowly:
“Maim hine onle amonot; mutenab on ahinet.”
By reading, pronouncing, and understanding its meaning, you have taken a small step toward bringing a local language closer to everyday life. The presence of the Dawan language on this package is part of an effort to ensure that the local languages of East Nusa Tenggara continue to be read, used, and passed on to future generations.
Thank you for enjoying a spread that carries the taste of Timor Island peanuts, the spirit of learning in the morning, and a local language story in every spoonful.
